Air Mata Ibu, Mata Air Kita

Hari ibu pada setiap 22 Desember adalah satu momentum untuk mengingatkan kita tentang kepahlawanan ibu, karena sejatinya all days is mother’s day. Ketika ALLAH mengumpamakan surga yang mulia dibawah telapak kaki ibu, dan ridho ALLAH ada pada ridho ibu dan bapak kita, maka ibu adalah tiang dan dinding dari atap kehidupan kita. Maka dekati dan hampiri ibu, karena kita akan MENCARI cari, ketika waktu telah membuatnya PERGI.

Air mata ibu adalah mata air bagi kehidupan kita. Biarkan ibu menumpahkan air matanya untuk kita, tapi jangan pernah kita membuat ibu meneteskan air mata. Cinta dan bakti terbesar kita terhadap ibu, BUKAN melulu ketika berapa banyak kita telah dan dapat memberi. TETAPI berapa banyak kalimat doa dan jarak kedekatan kita terhadap ILAHI.

Karena oleh hidup kita sebagai anak anak, orang tua harus bertanggung jawab kelak dihadapan ALLAH tentang kita. Maka, SELAMATKAN ibu kita, dengan kita mendekatkan diri kepada ALLAH. ‪Air mata ibu adalah keteduhan bagi hidup kita sebagai anak, tak kan pernah ada kemarau kasih disepanjang hidupnya. Air mata ibu adalah telaga yang tak kan pernah membuat kita dahaga, walau panjang dan letih jalan hidup kita sang anak. 

Baktilah ibu selagi kita masih dapat menyeka air matanya, bukan ketika sesal telah datang 
memisahkan ruang dan waktu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s