Dosa Warisan Media Sosial

Postingan dari satu akun media sosial, menuliskan tentang pemilik akun yang wafat dengan mewariskan akun yang beraset foto foto tidak senonoh. Konon mendiang hadir dalam mimpi keluarganya meminta agar dihapus, tetapi TERKUNCI oleh password yang telah menjadi rahasia abadi sang waktu, yang terkubur dalam jasad yang lebur, yang hanya diketahui oleh ALLAH, atau mungkin juga oleh otoritas media sosial tersebut.

Cerita postingan tersebut mungkin saja fiktif, wallahu ‘alam. tapi substansinya adalah satu pesan yag jelas bagi kita. Ketika kita menyimpan postingan dan foto yang tidak senonoh, maka kita telah berinvestasi dosa seumur media sosial kita, karena media sosial adalah bank penyimpaman data, dan ruang kaca yang akan menelanjangi kita didepan banyak pasang mata.

Kemaksiatan yang dilakukan di dunia nyata, bisa jadi hanya sekejap waktu, hilang dan dilupakan manusia. Tetapi, postingan yang tidak senonoh di media sosial akan terkoleksi dan berulang dilihat banyak orang. Dan itu menjadi deposito dosa kita yang dapat berbunga dosa seiring jangka waktu yang berjalan. Kita tidak pernah tahu tentang waktu yang didepan. Tidak hanya simpanan dosa postingan, tetapi memberi LIKE pada postingan di media sosial pun perlu ketelitian, karena LIKE artinya kita menyetujui apa yang diposting, entah sebuah kesolehan atau kesalahan.

Tidak segala hal harus kita bercerita, tidak segala yang diberi harus kita bagi. Ada yang harus disembunyikan, ada yang bisa ditampilkan. Semoga akun media sosial kita dapat memberi rahmat, bukan berakibat laknat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s