Klaim Israel atas Palestina

Ditengah perhatian dunia kepada konflik berdarah di Irak dan Suriah, Zionis Israel melakukan pelanggaran hak azasi terhadap bangsa Palestina di masjid al Aqsho. Sudah bukan menjadi rahasia, bahwa Zionis Israel berkeinginan menganeksasi masjid al Aqsho di Yerusalem yang merupakan salah satu kota suci umat Islam. Untuk mencegah aneksasi sefihak oleh Zionis, pernah diwacanakan menjadikan Yerusalem sbg teritori internasional yang diawasi PBB.

Benarkah klaim bangsa Yahudi atas tanah Palestina? Jauh sebelum adanya bangsa Yahudi yang nota bene keturunan Yakub bin Ishak bin Abraham. Telah ada bangsa Filistin yang berdiam di tanah Palestina. Ini terekam dalam Injil Perjanjian Lama (Kejadian 10:14). Bahkan Abraham adalah orang pendatang, orang asing di negeri Filistin (Kejadian 21:34). Abraham sendiri lahir di Ur Kasdim wilayah Irak selatan (Kejadian 11:28), lalu bermigrasi dengan keluarga besarnya ke Haran (Kejadian 11:31-32) di Irak Utara, dekat dengan perbatasan Suriah Turki sekarang. Bertahun kemudian bermigrasi ke negeri Kanaan yang sekarang Palestina (Kejadian 12:5-6). Menurut kitab Injil, Tuhan ‘menjanjikan’ negeri Palestina kepada Abraham dan keturunannya, di wilayah dimana telah berdiam bangsa lain.

Dan sejarah mencatat, akibat pembangkangan bangsa Yahudi (bani Israel) terhadap Tuhan dan para Nabi, termasuk mengingkari kenabian Isa bin Maryam. Tuhan pun menghukum mereka. Tahun 70 masehi, melalui tangan penguasa Titus, bangsa Yahudi dipaksa berdiaspora ke berbagai wilayah diluar Palestina. Lalu antara PD l dengan PD ll, jutaan warga Yahudi menjadi korban holocaust, genosida yang dilakukan oleh orang kuat Jerman, Adolf Hitler.

Akhirnya, pasca PD ll yang dimenangkan sekutu, melalui bantuan negara sekutu, USA dan Inggris, Mei 1948, bangsa Yahudi mengakhiri diasporanya, mendirikan negara Israel. Kembali ke tanah Palestina yang telah lama bertuan karena telah dihuni oleh bangsa Palestina, jauh sebelum adanya bangsa Yahudi, bahkan jauh sebelum lahirnya Abraham yang kakek moyang bani Israel. Layakah bangsa Yahudi mengklaim tanah Palestina (Gaza, Tepi Barat dan Israel), sebagai tumpah darah mereka? Padahal sangat jelas dan tidak terbantahkan, bahwa bangsa Palestina telah ada dan berdiam di negeri Palestina jauh sebelum adanya bangsa Yahudi..

Posted from WordPress for Android

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s