Final Tanpa Tetesan Darah

  • Atmosfer jelang laga FINAL PIALA PRESIDEN 2015 di GBK Jakarta, menghangat dan menjadi perhatian banyak fihak. Keamanan menjadi titik fokus penyelenggara. Selain akan disaksikan langsung oleh RI 1, final ini pun menghadirkan salah satu tim berjuta pendukung, PERSIB BANDUNG. Sementara venue final mengambil tempat di GBK yang note bene halaman rumah Persija, dan perseteruan antara suporter Persib Persija selama ini ada di etalase publik, menjadi perhatian fihak terkait.

Situasi final memang berpotensi memunculkan gesekan horizontal antar suporter, itulah mengapa antisipasi serius dilakukan fihak keamanan. Final ini memang menjadi klimaks dan hadir dalam momentum yang tepat, setelah kompetisi sepakbola kita kolaps, akibat konflik sepakbola yang terbelah. Final ini harus menjadi starting point, bagi langkah kita untuk membenahi persepakbolaan nasional.

Tingginya animo publik terhadap turnamen Piala Presiden, dan laga final yang akan menghipnotis berjuta pelaku sepakbola, harus dilihat oleh pemerintah dengan serius, untuk mempercepat rekonsiliasi para fihak yang terbelah dan telah membelah sepakbola kita. Karena sepakbola telah menjadi aset bangsa, dimana memiliki ikatan dan keterkaitan dengan keekonomian rakyat.

Ekspektasi publik, akan situasi laga final yang bersahabat, tentu menjadi keinginan. Kekhawatiran bahwa laga final, nantinya dalam situasi memunculkan tetesan darah, walau tidak kita nafikan, tetapi  dengan melihat persiapan kesiapan laga final, tetesan darah adalah kekhawatiran yang berlebihan.

Puluhan ribu bobotoh Persib yang diprediksi akan show of force langsung ke GBK, tentu sebuah kekuatan besar dan terlalu beresiko jika harus dihadapi dengan permusuhan. Juga ketat dan banyaknya personel keamanan, menjadi jaminan situasi tetap kondusif. Dan tentu, suporter Persija pastinya akan menjadi tuan rumah yang baik, dan akan menjaga citra positif di laga yang menjadi atensi publik ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s