Mengamputasi Tradisi Musibah Asap

Pekatnya gumpalan prahara kabut asap yang telah berbulan bulan terjadi di Indonesia, menjadi musibah yang menyiksa dan membunuh banyak rakyat, selalu terjadi dan berulang. Bagaimana upaya pemerintah mencegah agar musibah ini tidak berulang? Itu yang menjadi harapan rakyat. Bencana kemanusiaan ini, buah dari faktor terbesar ulah kesengajaan yang berkali dan mengulang, tanpa pernah bisa dicegah, dan membuat banyak rakyat susah, negara tetangga pun marah.

Negara tidak terlihat hadir dengan tegas, untuk mencegah pembakaran lahan dan hutan yang sangat merusak ekosistem ini. Jika pemerintah mau, bencana seperti ini sangat bisa dicegah. Pembiaran itu terjadi, manakala kita tidak segera membuat perundangan hukum, dimana negara seharusnya bisa MENGAMBIL ALIH kepemilikan lahan yang terbukti sengaja dibakar, sekaligus tetap menghukum penjara plus denda kepada pelakunya. Ketiadaan kerasnya sanksi hukum inilah, yang membuat pelaku sangat dan selalu berani membakar lahan yang akan dibuka kelola.

Izin pembukaan lahan dan hutan, perlu tata ulang agar lebih selektif diberi, kepada siapa dan untuk apa. Karena penghilangan area hutan di Infonesia, memang sesuatu yang diakui dunia sangat mengkhawatirkan. Laju penghilangan luas hutan, lebih cepat dan meluas, dibanding dengan upaya menanam dan menumbuhkan tanaman. Dan untuk membuka lahan, sudah bukan lagi rahasia, dengan cara mudah murah yaitu pembakaran. Inilah yang kemudian dibiarkan dan berulang.

Musibah pembakaran hutan yang memunculkan bencana asap pekat yang meluas, sangat bisa dicegah, andai negara memiliki political will yang kuat untuk mencegahnya. Tetapi yang terjadi sebaliknya adalah negara selalu kalah, dan telah dikalahkan dalam kasus ini. Upaya untuk mengakhiri musibah asap pekat yang mematikan, adalah keberanian negara untuk melawan para pelaku pembakar hutan, dengan kekerasan hukum yang elegan, membuat perundangan yang dapat mengibiri libido kebiasaan membakar. Dengan ketegasan dan beratnya sanksi hukum, maka mata rantai tradisi musibah asap pekat dapat teramputasi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s