Gunung Padang, Sebongkah Kisah Sejarah

Bila estimasi ilmuwan sejarah kepurbaan menjadi nyata nantinya, berdasar hasil eksplorasi dan eskavasi para arkeolog yang tengah memasuki tahapan akhir, maka situs sejarah GUNUNG PADANG di Cianjur Jawa Barat, akan mengubah banyak hal dan catatan sejarah peradaban manusia di planet bumi. Satu keping terpenting dari pecahan puzle sejarah peradaban akan ada di Indonesia.

Temuan awal hasil penelitian ilmiah berdasar data karbon lapisan tanah saja, telah mengejutkan dunia, karena usia peradaban manusia di GUNUNG PADANG, konon, secara waktu melampaui sangat jauh ke belakang dari peradaban sejarah yang telah mendunia, semisal Machu Picchu bangsa Maya di Peru yang sezaman dengan fase akhir Majapahit. Atau kota bukit batu Petra di Yordania yang semasa dengan Nabi Isa bin Maryam as. Atau Mohenjodaro di Pakistan yang 2500 tahun sebelum kelahiran Isa bin Maryam as. Bahkan dibanding dengan usia peradaban Mesir kuno dengan Piramidanya.

Setelah Borobudur dan Prambanan yang telah mendunia, juga situs manusia purba di Sangiran Sragen, yang menjadi bagian dari lingkaran mencari mata rantai yang hilang dari evolusi manusia, maka situs GUNUNG PADANG berpotensi kian menjadikan Indonesia sebagai kiblat dari sejarah peradaban manusia.

Diera pemerintahan SBY, pemerintah mengalokasikan dana untuk meneliti situs Gunung Padang, bahkan eksplorasinya melibatkan beberapa instansi diluar kebudayaan. Kita berharap, penelitian situs Gunung Padang tetap berkelanjutan, mengingat temuan awal hasil penelitian yang sangat mengejutkan kesejarahan.

Situs Gunung Padang kedepannya, sangat berpotensi menjadi destinasi wisata yang mendunia. Tentu akan berimbas positif bagi dunia kepariwisataan Indonesia. Dan yang terpenting dapat mengungkap kisah sejarah peradaban Indonesia. Saat ini kita familiar bahwa kesejarahan Indonesia dimulai abad 5, masa kerajaan Kutai, Tarumanegara dan Kalinga. Akankah penelitian situs Gunung Padang akan merekonstruksi kembali puzle kesejarahan Indonesia? Peran pemerintah tentu sangat diharapkan, agar penelitian ini tidak stagnan karena kendala dana.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s