SURAT DARI YUYUN DI SURGA

Sedikit saja dunia mengenal aku, saat aku hidup.
Kini, dunia mengenal aku sesaat setelah aku pergi.
Kepergianku sungguh menyakitkan jiwaku.
Dunia menangis dan meneteskan air mata untukku.
Aku merasakan basah oleh tetesan air mata dunia.

Aku ikhlas atas sakit jiwaku, aku ikhlas atas kepergianku.
Tapi aku ingin, kalian dan negara, tidak lemah dan kalah oleh aturan hukum yang kalian buat.
Mengapa dunia ‘membiarkan’ orang dalam kebiadaban, ‘tidak menghukum’ pelaku hanya karena dibawah umur?

Sungguh aku akan mengadu di pengadilan Allah.
Mengapa dunia masih berbelas kasih kepada pelaku kebiadaban, hanya karena masih dibawah umur?
Mungkinkah manusia dibawah umur bisa memperkosa?  Dapat membunuh?
Haruskah akan menyusul aku aku lagi di dunia?

Aku memang ditakdirkan oleh Allah, pergi dalam sakit perih dan pedih.
Agar kalian diingatkan untuk menjaga melindungi dan memeluk anak anak kalian.
Pula, agar kalian tidak lagi dikalahkan oleh hukum dan keadilan yang kalian buat.

Terima kasih untuk empati yang diberi.
Terima kasih untuk segala tetesan air mata.
Terimakasih untuk berjuta kata dalam do’a.
Aku memang pergi dalam derita dan sakit, tapi itu hanya sekejap dalam waktu.

Kini aku tersenyum, aku hidup dalam keindahan, dalam bahagia tak pernah terkira.
Dikeabadian dalam kedamaian.
Tak lagi kurasa derita, tak ada lagi rasa sakit, tak ada lagi ketakutan.
Allah memanggilku agar aku segera berumah dalam surgaNYA. #NyalaUntukYuyun

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s