KEADILAN UNTUK MISTIANAH DI LAMPUNG

KISAH BOCAH MISTIANAH

Aku terbujur kaku dan beku
Kini nisan petunjuk dimana aku
Walau kini lidahku kelu kaku
Kalian jangan diam membisu…

Apa karena aku gadis bocah desa
Para binatang boleh memperkosa
Mereka menyakiti dan menyiksa
Ku pergi meninggalkan selaksa asa…

Aku tak dapat berkata kata
Tapi pedih cucuran air mata
Luka dan sakit adalah derita
Tak cukupkah ini sebagai cerita…

Darahku yang tertumpah
Lukaku yang memerah
Adalah kisah duka Mistianah
Bukan amarah tapi mencegah…

Yuyun bukanlah yang pertama
Haruskah ada aku berikutnya
Jangan kalian biarkan dosa
Jangan lagi perempuan diperkosa…

Mistianah hadir mengusik
Dalam mimpi dia berbisik
Kafani dengan kain kejujuran
Nisankan dengan batu keadilan…

Aku hanya bisa menangis
Aku hanya bisa menulis
Dengan hati berdebar
Dengan jemari bergetar…

Mistianah, aku mendengarkan
Kini telah aku sampaikan
Berdoa mohonlah pada Tuhan
Kelak di surga kita berpegangan…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s