KANJENG DIMAS TAAT PRIBADI, KLENIK DAN TAHAYUL

​Munculnya kasus ‘Kanjeng Dimas Taat Pribadi’ di Probolinggo, yang diantaranya konon ‘sakti’ bisa menggandakan uang, sangat tidak mengejutkan. Kasus semisal praktek ‘Kanjeng Dimas’, mungkin masih ada tetapi belum terungkap. Kasus semisal itu, sudah pernah ada dan tidak terbilang oleh jemari kita.

Kasus semisal itu akan selalu ada. Dan korban yang terjerat dengan praktek irasional seperti ini, akan terus berjatuhan. Selama dan selagi masih saja ada masyarakat kita yang percaya dengan pemikiran tahayul, sesuatu yang jelas tidak ada, tetapi diyakini ada.
Sangat banyak hal tahayul yang jelas tidak bisa dan tidak ada, tetapi kita yakini ada malah membuat kita takut karena yakin adanya. Tingginya kecerdasan dan pendidikan seseorang, tidak serta merta membuat kita bebas dari pemikiran tahayul yang jelas tidak ada.
Konon ilmu santet yang dapat mencelakakan dan membunuh, diantara contoh hal yang tidak ada, tetapi sebagian masyarakat kita percaya itu ada. Jika ilmu santet benar ada, akan terlalu banyak orang yang celaka dan terbunuh, akibat dendam dan persaingan dalam politik, bisnis dan kehidupan. Faktanya, tidak pernah ada manusia terbunuh karena ilmu santet. Jika pun ada beritanya, lebih karena konon atau persepsi yang keliru dalam menyikapi sebuah kejadian.
Fenomena manusia zaman sekarang bisa berkolaborasi dengan makhluk halus, hingga mahluk halus bisa dipelihara oleh manusia atau dijualbelikan, juga contoh yang begitu diyakini dalam masyarakat. Kadang untuk membenarkannya, menggunakan argumen keagamaan. Fenomena itu memang benar pernah ada dan terjadi, tapi itu dizaman para Nabi, sebuah kekhususan dari Allah. Tidak bisa dilakukan manusia zaman kini !
Atau yang populer, seperti praktek klenik susuk, pesugihan atau semisalnya, praktek tersebut memang ada di masyarakat. Tetapi tentu dan pasti, tidak akan pernah bisa membawa kemanfaatan hasil atau menguntungkan bagi orang yang menggunakannya.
Keputusasaan dalam hidup, keserakahan untuk memperoleh dunia, pemahaman agama yang kurang dan keliru, diantara penyebab manusia yakin dan terpikat oleh praktek praktek tahayul yang menyesatkan. Hidup adalah tentang logika dan rasionalitas. Hanya satu hal dimana kita boleh keluar dari logika dan rasionalitas, yaitu dalam hal keimanan dan kekuasaan Allah.
® Cigasong

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s