JAWABAN UNTUK : MENGAPA NABI MUHAMMAD BERISTERI BANYAK?

Sudah sangat biasa bagi umat Islam dengan pertanyaan ini. Malu dan risikah umat Islam? Tentu sangat tidak. Karena kecerdasan dan logika keimanan bisa menjelaskannya.
Karena hasrat bioligiskah? Isteri pertama Rosulullah SAW adalah umul mukminin, Khodijah ra, janda dengan usia 15 tahun lebih tua dari Nabi. Dari Khodijah ra, Nabi memiliki beberapa orang anak. Sepuluh tahun setelah Islam diwahyukan, Khodijah ra wafat dan saat itu Nabi hanya beristerikan Khodijah ra.

Setelah Khodijah ra wafat, Nabi menikah dengan beberapa wanita, yang sebagian besar adalah janda beranak. Dari seluruh isteri kemudian ini, hanya satu isteri saja yang melahirkan anak, tapi saat balita anak beliau wafat. Tentu ini rencana Allah. Jika karena hasrat bioligis, tentu isteri isteri Nabi yang terbukti subur, akan melahirkan banyak anak. Apalagi zaman itu belum ada alat kontrasepsi.

Mengapa Nabi menikah dengan umul mukminin Aisyah ra, yang sangat muda usia? Ini rencana Allah yang sangat disyukuri oleh umat Islam. Seluruh isteri isteri Nabi, wafat relatif tidak lama setelah Nabi wafat. Dan Aisyah ra, adalah isteri yang terakhir wafat, hingga lebih setengah abad setelah kepergian Nabi.

Karena muda usia, Aisyah ra bisa hidup lebih lama, juga terbukti cerdas. Karena itu, banyak ilmu dan ajaran Islam yang bersumber dari Aisyah ra, yang tidak diketahui oleh para sahabat Nabi, tapi Aisyah ra mengetahuinya, karena sebagai isteri. Aisyah ra sempat mengajarkan ilmu keIslaman hingga setengah abad pasca wafat Nabi.

Banyak hukum dan ajaran Islam yang muncul, karena hikmah pernikahan Nabi dengan beberapa isteri, terutama tentang ajaran kehidupan rumah tangga, pernikahan juga perceraian. Hukum dan tata cara juga ijab kabul pernikahan perceraian, BUKAN reka cipta dari ulama Islam. Tapi hukum Islam tersebut memang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW saat masih hidup.

Apakah menikah dengan banyak isteri zaman itu menyalahi peraturan? Mudah tentu menjawabnya, tidak. Apakah seorang Nabi, salah menikah lebih dari satu wanita? Siapa yang bisa menghitung para isteri dari Nabi Sulaiman as. Berapa orang isteri isteri dari Nabi Ibrahim as, Ishak as, Yakub as, Musa atau Daud as?

Mengapa Nabi menikah dengan lebih 4 wanita, tapi umat Islam dibatasi hanya maksimal 4 dalam waktu bersamaan, itu pun dengan persyaratan? Karena ada hukum yang dikhususkan hanya untuk Nabi, tapi tidak untuk umatnya. Sholat tahajud malam wajib untuk Nabi, tapi tidak untuk umatnya. Dan keluarga juga keturunan Nabi tidak boleh menerima zakat. Tapi umat Islam lainnya boleh. Karena Allah maha tahu dan maha perencana.

Tentu saja, mendeskreditkan Islam, dengan dakwaan karena Nabi Muhammad SAW beristeri banyak. Atau Nabi seorang fedopil, sangat tidak bisa menggoyahkan keimanan seorang muslim. Karena seorang muslim didoktrin untuk meyakini Islam dengan logika kecerdasan keimanan, bukan percaya begitu saja dengan dogma keimanan. ®Cigasong

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s