ISU AGAMA DAN POLITIK

ISU AGAMA DAN POLITIK

Dua entitas berbeda yang terpisah, tetapi hampir sulit untuk dipisahkan dalam realita kehidupan bermasyarakat. Dalam perjalanannya, agama telah mewarnai ruang politik, sulit realita menghindarinya. Bahkan tidak hanya di kita, tetapi dibanyak negara lainnya.

Agama dan politik harus dilihat sebagai sisi sisi yang komplementaritas. Politik yang cenderung dipersepsikan sebagai nirmoralitas, memerlukan sentuhan nilai keagamaan. Agama yang bersentuhan dengan politik tidak seharusnya dibaca sebagai sebuah kekhawatiran. Toh di kita agama tidak menjadi dasar dalam aturan bernegara.

Dalam kehidupan real politik, sulit seseorang dengan latar agama apa pun, bisa menghindar untuk terlepas dari rasa dan persepsi keagamaan ketika berjalan di ruang politik. Contoh sangat sederhana saja, dalam Pilkada sangat kental rasa persepsi dan rasa keagamaan bermain. Hampir seseorang dengan latar agama APA PUN, tentu akan memilih calon pemimpin yang seagama dengannya. Ini bukan sebuah aib dalam demokrasi, dan bukan sebuah kesalahan cara pandang. Bukankah demokrasi menghargai setiap perbedaan? Tetapi realita diruang berkeyakinan.

Yang terpenting, sentuhan antara dua entitas yang berbeda ini bermain secara elegan, tetap ada dan taat dibawah payung hukum positif yang telah kita miliki. Andai pun jika kemudian muncul tabrakan oleh akibat gesekan yang ada, toh kita sebagai negara telah memiliki rule of game yang jelas untuk menyelesaikannya. Jadi isu agama dan politik tidak perlu kita sikapi sebagai sebuah phobia. Tetapi dilihat sebagai sebuah modal yang saling komplementaritas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s