WAKTU YANG MEMBATASI

Kekuasaan memang bisa berdusta dan mengalahkan, ketika menindas yang lemah yang tanpa daya, hingga berkuasa dengan merajalela, tetapi kekuasaan bukanlah tirani yang tak berujung. Karena waktu muncul sebagai kekuatan yang bisa mengalahkan. Bukankah waktu selalu memberi batas dan bisa mengakhiri segala yang ada?
Dunia memang tempat untuk bersembunyi, karena segala dusta bisa dibuat lalu disembunyikan. Tetapi waktu, lagi lagi menjadi kekuatan, karena waktu bisa memberi tahu apa yang tersembunyi. Apa yang sekarang adalah disembunyikan, maka oleh waktu, nanti atau kelak akan diperlihatkan.

Perlukah dan haruskah kita arogan ketika memiliki kekuasaan? Haruskah kita berdusta untuk menjadi pemenang yang sementara? Keadilan memang bisa dibuat menjadi ketidakadilan. Tetapi sungguh, arogansi dusta dan ketidakadilan selalu meninggalkan jejak jejak di jalan waktu. Jejak itu akan dilihat dan diingat dalam hitungan waktu.

Waktu selalu bisa mengubah, dan kita telah dan selalu belajar dari waktu yang telah berlalu. Waktu bisa memutar roda kehidupan tentang atas dan bawah. Waktu bisa mengubah tentang kuat dan lemah. Waktu pun membuat gelak tawa menjadi tangisan lara. Jika kita akan dikalahkan oleh waktu, dan pasti akan kalah, masihkah kita berpura pura lupa bahwa waktu kelak akan mengalahkan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s